Banten Ajukan Diri Tuan Rumah Bersama PON 2032, Dorong Infrastruktur dan Prestasi Olahraga

Olahraga77 Dilihat

SERANG, (JD) – Gubernur Banten, Andra Soni, menyatakan Provinsi Banten resmi mencalonkan diri sebagai tuan rumah bersama Provinsi Lampung untuk penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional 2032.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri final Turnamen Tenis Piala Gubernur Banten 2026 di UH Tenis Center, Banjarsari, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Minggu (12/4/2026).

Menurut Andra Soni, pencalonan ini menjadi langkah strategis untuk mendorong peningkatan prestasi atlet sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur olahraga di Banten.

“Pengajuan ini penting untuk membangun infrastruktur agar kita tidak tertinggal jauh dari daerah lain, serta untuk mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, hingga penutupan pendaftaran, hanya dua daerah yang mengajukan diri sebagai tuan rumah PON 2032, yakni Banten dan Lampung. Tim dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat juga telah melakukan visitasi guna menilai kesiapan fasilitas olahraga di Banten.

“Persiapan ini membutuhkan kolaborasi dan dukungan semua pihak agar pelaksanaan PON 2032 berjalan sukses dan mampu mengharumkan nama daerah,” tegasnya.

Selain itu, Andra Soni menilai ajang Turnamen Tenis Piala Gubernur Banten menjadi sarana mempererat silaturahmi antar Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), sekaligus membangun soliditas melalui olahraga.

“Banyak hal bisa didiskusikan dalam suasana santai, seperti saat bermain tenis,” katanya.

Apresiasi juga disampaikan kepada Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Banten atas penyelenggaraan turnamen yang mempertandingkan kategori prestasi dan eksekutif.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Daerah Banten, Hengki, menilai turnamen ini berperan dalam mendorong budaya olahraga di masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi antar pecinta tenis.

Ia juga menyoroti potensi atlet tenis Banten yang telah berprestasi di tingkat nasional, seperti atlet usia dini yang telah menempati peringkat teratas di kelompok umur.

“Banyak atlet berprestasi yang harus menjadi kebanggaan Banten. Ini perlu mendapat perhatian dan dukungan, termasuk dari dunia industri,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan industri besar di Banten dapat menjadi mitra strategis dalam mendukung pembinaan olahraga melalui skema kemitraan atau “bapak angkat”.

Di sisi lain, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Banten, Ahmad Syaukani, menjelaskan turnamen ini merupakan bagian dari misi “Banten Sehat dan Banten Kuat”.

“Tidak hanya aspek kesehatan, tetapi juga penguatan olahraga masyarakat dan prestasi, serta sinergi antar Forkopimda dalam pembangunan daerah,” ujarnya.

Turnamen Tenis Piala Gubernur Banten 2026 mempertandingkan sejumlah kategori, antara lain ganda perorangan KU-85, ganda eksekutif, serta beregu. Pada kategori eksekutif, juara pertama diraih Kapolda Banten, disusul Gubernur Banten di posisi kedua dan Danrem 064 Maulana di posisi ketiga.