Bupati Tangerang: Momentum HAB ke-80 Kemenag Harus Jadi Penguat Semangat Bersama

TANGERANG (JD) – Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tangerang menggelar Tasyakuran Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia pada Senin 5 Januari 2026 di Aula Masjid Agung Al-Amjad, Puspemkab Tangerang, Tigaraksa.

Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian peringatan HAB ke-80 Kemenag Kabupaten Tangerang yang berlangsung khidmat, penuh kebersamaan, dan sarat makna refleksi pengabdian.

Acara tersebut dihadiri Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Kakanwil Kemenag Provinsi Banten Dr. H. Amrullah, M.Si, Kakan Kemenag Kabupaten Tangerang H. Akhmad Jubaedi, S.Ag, M.Pd, beserta jajaran, Ketua MUI Kabupaten Tangerang, Ketua FKUB, pimpinan organisasi keagamaan, serta seluruh keluarga besar Kemenag Kabupaten Tangerang.

Rangkaian kegiatan tasyakuran diawali dengan dzikir dan doa bersama, dilanjutkan sambutan, pemberian santunan anak yatim piatu dan dhuafa, serta tabligh akbar yang menghadirkan KH. Ahmad Fudholi sebagai mubaligh.

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas peran Kementerian Agama Kabupaten Tangerang dalam membina kehidupan keagamaan di daerah.

“Momentum Hari Amal Bakti ini harus menjadi penguat semangat bersama untuk terus meningkatkan kualitas keimanan, pelayanan keagamaan, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia berharap Kementerian Agama Kabupaten Tangerang terus berkontribusi aktif dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan umat beragama.

“Mudah-mudahan Kementerian Agama ke depan semakin maju dan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya.

Sementara, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tangerang, H. Akhmad Jubaedi, S.Ag, M.Pd, dalam sambutannya mengajak seluruh jajaran menjadikan peringatan Hari Amal Bakti Kemenag sebagai momentum refleksi dan penguatan keimanan.

“Apapun yang menjadi ketetapan Allah SWT pada hari ini harus kita terima dengan penuh keimanan. Semua yang kita miliki adalah amanah dan ujian dari Allah SWT,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa nilai keikhlasan, kesabaran, dan rasa syukur harus terus menjadi landasan dalam menjalankan tugas pelayanan keagamaan.

“Melalui momentum ini, mari kita perkuat keikhlasan dan komitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada umat,” ujarnya.

Sebagai wujud kepedulian sosial, Kemenag Kabupaten Tangerang menyalurkan santunan secara simbolis kepada 175 anak yatim piatu dan dhuafa. Santunan ini menjadi bagian dari rangkaian tasyakuran yang sarat nilai kebersamaan dan empati sosial.

Rangkaian acara ditutup dengan tabligh akbar oleh KH. Ahmad Fudholi yang mengajak jamaah untuk memperkuat iman, menjaga persatuan, dan syukur kepada Allah atas segala nikmat yang telah Allah berikan.