TANGERANG, (JD) — Hujan deras disertai angin kencang sekitar pukul 10.30 WIB, Jumat 2 Januari 2026 menyebabkan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang bocor.
Insiden itu terjadi, saat dilaksanakan Rapat Paripurna Persetujuan Bersama DPRD dan Bupati Terhadap Rancangan Peraturan Daerah Tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 Tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.
Para staf Sekretariat DPRD Kabupaten Tangerang pun menyingkirkan meja dan kursi agar air yang masuk ke ruangan tidak membasahi. Kemudian menempatkan ember untuk menampung air hujan.
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tangerang, H. Astayudin, mengungkapkan keprihatinannya mengenai kondisi gedung tersebut.
“Hujan yang terjadi saat ini cukup besar, sehingga atap di gedung ruang rapat paripurna ini mengalami kebocoran,” ujarnya kepada wartawan usai rapat paripurna.
Ia menambahkan bahwa atap gedung telah mengalami kerusakan yang signifikan karena tidak ada perbaikan yang cukup lama.
“Sudah cukup lama gedung ini tidak pernah diperbaiki. Pernah ada anggaran yang disiapkan untuk renovasi, tetapi saat itu kondisi sangat tidak memungkinkan, sehingga anggarannya dicoret dan perbaikan tidak terlaksana,” jelas Astayudin.
Melihat kondisi yang ada saat ini, Astayudin menyatakan bahwa pihaknya akan mengusulkan kembali perbaikan atap gedung agar tidak terjadi lagi kebocoran yang dapat mengganggu jalannya kegiatan di ruang rapat para wakil rakyat.
“Ini harus segera diperbaiki agar ke depannya tidak menjadi kendala dan hambatan,” tegasnya.
Kondisi Gedung DPRD Kabupaten Tangerang yang tidak terawat ini menjadi perhatian banyak pihak. Diharapkan, usulan perbaikan dapat segera direalisasikan agar kegiatan pemerintahan dan pelayanan publik tidak terganggu di masa mendatang.
“Kabupaten Tangerang, sebagai salah satu daerah yang terus berkembang, memerlukan fasilitas yang memadai untuk mendukung aktivitas pemerintahan,” imbuhnya.
“Perbaikan dan pemeliharaan Gedung DPRD Kabupaten Tangerang menjadi langkah penting untuk memastikan kelancaran jalannya pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.






