Fraksi PKB Jadi Sorotan di Paripurna HUT ke-394 Kabupaten Tangerang: Dua ‘Salah Kostum’, Tiga Absen

Banten, Politik47 Dilihat

TANGERANG, (JD) – Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-394 Kabupaten Tangerang kemarin diwarnai insiden “salah kostum” dan absennya sejumlah anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

​Berdasarkan pantauan di lokasi, mayoritas pimpinan dan anggota DPRD, serta tamu undangan hadir mengenakan pakaian adat daerah sesuai dengan ketentuan panitia.

Namun, dua legislator dari Fraksi PKB tampil berbeda dengan mengenakan setelan jas formal hitam dan dasi layaknya sidang paripurna biasa. Pemandangan ini sontak menarik perhatian para hadirin di ruang rapat.

​Selain persoalan atribut busana, tingkat kehadiran wakil rakyat dari Fraksi PKB juga menjadi sorotan. Dari total enam alokasi kursi fraksi tersebut, tiga anggotanya tercatat tidak hadir (absen) hingga rapat paripurna resmi ditutup. ​Terlepas dari dinamika tersebut, Rapat Paripurna HUT ke-394 Kabupaten Tangerang tetap berjalan lancar.

Sidang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, Muhamad Amud, dan turut dihadiri oleh Gubernur Banten Andra Soni, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid, serta Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah. Acara ini juga diikuti oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, dan alim ulama setempat.

​Dalam sambutannya, Muhamad Amud menekankan bahwa perjalanan 394 tahun Kabupaten Tangerang merupakan catatan panjang yang harus dijadikan landasan untuk melanjutkan pembangunan. Menurutnya, peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk menghargai perjuangan para pendahulu.

​“Tema ‘Terus Bergerak, Semakin Berdampak’ mengandung makna bahwa pembangunan Kabupaten Tangerang harus senantiasa bergerak maju.

Tidak berhenti pada berbagai capaian yang telah diraih, tetapi harus menghadirkan perubahan positif dan manfaat nyata yang dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujar Amud.