Jakarta Memanas, Aksi Demonstrasi Masa Disejumlah Titik Berujung Rusuh dan Pengrusakan Rumah Anggota DPR

Nasional64 Dilihat

JAKARTA, (JD) – Gelombang demonstrasi di Jakarta pada Sabtu (30/8/2025) kembali berakhir ricuh. Aksi yang semula berlangsung damai berubah menjadi bentrokan antara massa dan aparat di sejumlah titik, terutama kawasan Gedung DPR RI dan Mako Brimob Kwitang.

Sejak pagi, massa sudah berkumpul di sekitar Gedung DPR. Situasi sempat terkendali hingga siang, namun ketegangan pecah kembali sekitar pukul 13.30 WIB. Bentrokan berlanjut hingga malam hari, disertai tembakan gas air mata dan pemadaman listrik di beberapa ruas jalan sekitar lokasi.

Kericuhan meluas ke kawasan permukiman. Sejumlah rumah milik anggota DPR, di antaranya Ahmad Sahroni, Eko Patrio, dan Uya Kuya, menjadi sasaran penjarahan. Di daerah lain, massa menyerbu dan membakar gedung DPRD di Cirebon, Pekalongan, hingga Nusa Tenggara Barat.

Tragedi paling parah terjadi di Makassar. Gedung DPRD setempat dibakar massa, menewaskan tiga pegawai yang terjebak dalam kobaran api. Peristiwa ini menambah daftar panjang korban akibat gelombang unjuk rasa yang sudah berlangsung sejak pekan lalu.

Presiden Prabowo Subianto membatalkan lawatan kenegaraannya ke China. Ia memilih tetap berada di Jakarta untuk memantau langsung penanganan krisis. “Keselamatan rakyat adalah prioritas utama. Pemerintah akan memastikan situasi segera terkendali,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Aksi massa yang dipicu oleh kematian pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, kini meluas dengan berbagai tuntutan. Selain mendesak pembatalan tunjangan rumah anggota DPR, demonstran juga menuntut keadilan atas insiden yang menewaskan Affan.

Hingga berita ini diturunkan, aparat masih berjaga di titik-titik strategis ibukota. Sejumlah perkantoran di Jakarta mulai menyiapkan opsi kerja dari rumah (work from home) jika situasi belum sepenuhnya pulih.