Ketum SMSI Apresiasi Pemprov Banten Soal Museum Siber Perdana Indonesia

Banten39 Dilihat

Serang,(JD) – Momentum dalam menyambut Hari Pers Nasional 2026, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) telah resmi membuka rangkaian kegiatan peletakan batu pertama (Ground Breaking) Museum Media Siber Indonesia, sebagai tonggak sejarah dan ajang literasi bagi insan pers. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Serang, Banten. Minggu, 08/02/26.

Kegiatan peletakan batu pertama Museum Media Siber Indonesia sekaligus menjadi rangkaian kegiatan menyambut Hari Pers Nasional di Banten pada puncak acara tanggal 9 Februari 2026 yang rencananya Bapak Presiden Prabowo Subianto akan hadir di perhelatan akbar HPN 2026 di Serang, Banten.

Dalam sambutannya, Firdaus, Ketum SMSI pusat menyatakan terima kasih atas dedikasi Pemprov Banten yang telah serius dalam mengapresiasi wacana kami yang terbukti sudah dilaksanakan.

“Peran pemerintah Provinsi Banten sangat apresiasi karena saat deklarasi rencana diskusi berjalan dengan sangat baik dan efektif. Terbukti langsung direspon agar museum Media Siber SMSI akan segera terlaksana,” ucap Firdaus.

Ia juga menegaskan, bahwa museum siber pertama kali dalam sejarah di Indonesia, ini akan menjadi landasan dan integritas dan wadah literasi bagi insan pers.

“Saya harap agar wartawan dapat memanfaatkan museum media siber ini sebagai literasi jembatan untuk menyongsong masa depan lebih baik,” tuturnya.

Ia juga meminta agar rekan-rekan SMSI dapat memanfaatkan museum siber ini agar difungsikan sebagai tempat yang bersejarah dan ajang literasi bila sudah terbangun.

“Karena ini pertama kali museum media siber didirikan dalam sejarah di Indonesia. Maka Deri itu, mari bersama kita apresiasi agar menjadi landasan dan simbol perjuangan agar terbentuk jurnalis yang profesional demi pengabdian kepada bangsa,” pungkasnya.

Senada disampaikan oleh Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah Museum Media Siber Indonesia adalah sebagai tanda ucap syukur dan tekad keseriusan Pemprov Banten dalam menjalin sinergitas dengan insan pers.

“Selain monumen siber, saat ini kita meresmikan museum batu pertama media siber karena pers adalah ruang publik informasi yang terus dikembangkan sebagai pilar demokrasi,” imbuhnya.

Kata Dimyati, selain museum nanti akan ada pelestarian budaya terutama budaya Baduy yang akan tercatat dan dikelola di Museum Media Siber Indonesia ini.

“Nanti akan kami putuskan kapan dimulainya pelaksanaan ini, untuk waktu yang pas dan tepat agar pembangunan museum siber ini berjalan dengan baik dan efektif,” paparnya.

Dalam kegiatan ground breaking tersebut, dihadiri juga oleh Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah, Kadis Kominfo Serang, Kepala UPT Provinsi Banten, Ketua PWI Banten Rian Nopandra, Sekretaris PWI Banten Fahdi Khalid, Forkopimda Banten, Wakil Ketua Dewan Pers, Ketua SMSI se-Indonesia, serta seluruh Ketua dan jajaran pengurus PWI Banten.