TANGERANG (JD) – Di tengah arus globalisasi yang deras, identitas budaya bangsa seringkali terpinggirkan. Namun, di antara kekayaan warisan leluhur, pencak silat berdiri teguh sebagai representasi seni bela diri yang luhur, sarat akan nilai filosofis, dan kaya akan gerakan yang memukau.
Hj. Aida Hubaedah, Ketua Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kabupaten Tangerang (DKKKT), dalam perbincangan dengan JurnalDaily menyampaikan bahwa pencak silat adalah manifestasi utuh dari budaya Indonesia, mencakup aspek spiritual, mental, dan fisik.
“Lebih dari sekadar teknik bertarung, pencak silat adalah manifestasi utuh dari budaya Indonesia, mencakup aspek spiritual, mental, dan fisik. Banyak manfaat yang bisa dirasakan dengan mempelajari pencak silat ini,” ujar Aida Hubaedah, di Gedung DPRD Kabupaten Tangerang, Tigaraksa pada Jum’at 2 Januari 2026.
Lebih lanjut, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang ini menyampaikan, banyak manfaat yang bisa dirasakan dalam mempelajari pencak silat ini diantaranya yaitu terjaganya kesehatan, melatih pengendalian diri, dan menanamkan rasa percaya diri.
Legislator Partai Demokrat itu berharap, khususnya kepada anak muda untuk lebih mencintai dan melestarikan budaya kita, khususnya pencak silat.
“Upaya untuk melestarikan dan mengembangkan pencak silat bukan hanya tentang mempertahankan tradisi, tetapi juga tentang menjaga jati diri bangsa dan mewariskannya kepada generasi mendatang,” pungkas Aida Hubaedah.
