Muscab PKB Kabupaten Tangerang Segera Digelar, Lima Nama Muncul sebagai Kandidat Ketua

Politik163 Dilihat

TANGERANG, (JD) — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Tangerang akan segera menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) dalam waktu dekat. Sejumlah nama bakal calon ketua mulai mengemuka dari usulan Pengurus Anak Cabang (PAC).

Sedikitnya lima nama disebut-sebut masuk dalam bursa calon ketua DPC. Mereka adalah Nur Kholis yang saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Banten sekaligus Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang petahana. Selain itu, terdapat H. Ahmad Baedowi yang menjabat sebagai pimpinan DPRD Kabupaten Tangerang dan saat ini juga mengemban amanah sebagai Sekretaris DPC.

Tiga nama lainnya yakni H. Abdul Rouf, Ustur Ubadi, dan Rapiudin, yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Tangerang.

Sekretaris DPC PKB Kabupaten Tangerang, H. Ahmad Baedowi, membenarkan bahwa agenda Muscab akan segera dilaksanakan. Ia menyebutkan, rapat musyawarah dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 10 April 2026, dan akan dipimpin langsung oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB.

“Pelaksanaan Muscab akan dipimpin langsung oleh DPP. Sebelumnya, tahapan uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) telah dilakukan oleh DPW,” ujarnya usai menghadiri rapat paripurna DPRD Kabupaten Tangerang, Senin (7/4/2026).
Ia menjelaskan, hasil uji kelayakan dan kepatutan tersebut telah menghasilkan sejumlah nama yang dinilai layak untuk diusulkan sebagai kandidat ketua DPC. Nama-nama tersebut selanjutnya akan dibawa dalam forum Muscab untuk mendapatkan persetujuan.

Meski demikian, kata dia, forum Muscab tetap membuka ruang bagi PAC untuk mengajukan nama-nama baru di luar kandidat yang telah direkomendasikan DPW. Seluruh proses akan berjalan sesuai mekanisme partai dengan tetap mengedepankan prinsip demokrasi internal.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa hasil akhir penetapan ketua DPC akan ditentukan berdasarkan keputusan DPP, dengan mempertimbangkan seluruh tahapan dan penilaian yang telah dilakukan sebelumnya.

“Yang terpenting bagi kami adalah menjaga soliditas dan kondusivitas partai. Semua kader diharapkan patuh dan taat terhadap keputusan yang dihasilkan,” tegasnya.

Pelaksanaan Muscab ini merupakan bagian dari amanat kebijakan partai secara nasional, menyusul hasil forum internal PKB yang memberikan mandat kepada Ketua Umum untuk menetapkan pola pembentukan dan penetapan kepengurusan DPC secara menyeluruh di Indonesia.