ACEH TIMUR (JD) – Kapolres Aceh Timur, AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K., meninjau langsung pelaksanaan bakti kesehatan berupa pengobatan gratis dan layanan trauma healing bagi warga terdampak banjir di Posko Pengungsian Meunasah Dusun Keude, Gampong Blang Gleum, Kecamatan Julok, Kabupaten Aceh Timur, Kamis (25/12/2025).
Kegiatan kemanusiaan tersebut diselenggarakan oleh Polres Aceh Timur dengan melibatkan Tim Dokkes Polres Aceh Timur yang diperkuat oleh dokter BKO dari Biddokkes Polda Jawa Barat. Kehadiran tim medis bertujuan memastikan kondisi kesehatan para pengungsi tetap terjaga sekaligus memberikan pendampingan psikologis, terutama kepada anak-anak dan lansia yang mengalami trauma akibat bencana banjir.
Kapolres Aceh Timur, AKBP Irwan Kurniadi, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab Polri terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
“Kami hadir untuk memastikan warga di pengungsian mendapatkan akses layanan kesehatan yang memadai. Selain pengobatan fisik, kami juga memberikan trauma healing guna membantu memulihkan kondisi psikis warga agar tetap semangat menghadapi situasi ini,” ujar AKBP Irwan Kurniadi.
Kegiatan bakti kesehatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Puluhan warga tampak antusias dan mengantre secara tertib untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan serta layanan pendampingan psikologis dari tim medis.
Geuchik Blang Gleum, Kecamatan Julok, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh jajaran kepolisian.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolres Aceh Timur dan tim medis, termasuk dari Polda Jawa Barat, yang telah turun langsung ke desa kami. Pengobatan gratis dan trauma healing ini sangat membantu warga kami yang saat ini berada di pengungsian,” ungkapnya.
Polres Aceh Timur menyampaikan bahwa layanan kesehatan keliling tersebut akan terus dilaksanakan secara bertahap di sejumlah titik pengungsian lainnya. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi penyebaran penyakit pascabanjir sekaligus memastikan kesehatan dan ketahanan mental warga terdampak tetap terjaga.






