Luapan Banjir Terkontaminasi Campuran Oli di Kawasan Olex Pemerintah Daerah Belum Ambil Langkah Tegas

Banten58 Dilihat

Tangerang,(JD) – Kawasan industri Olex mengalami banjir dengan intensitas ketinggian sekitar 40 hingga 70 sentimeter yang didominasi pembuangan campuran oli masuk ke permukiman warga di Desa Cisereh, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Jumat (23/1/2026).

Menanggapi hal itu, Asep Supriyatna Aktivis Kabupaten Tangerang kritik keras terhadap oknum perusahaan yang telah membuang campuran oli yang dibuang sembarangan berdampak pada pencemaran lingkungan.

“Sudah jelas ini adalah pelanggaran terhadap pencemaran lingkungan, oknum perusahaan yang telah membuang campuran oli harus ditindak tegas,” ungkapnya Asep. Sabtu, 24/01/26.

Asep menekankan bahwa hingga saat ini belum ada penanganan spesifik terhadap potensi pencemaran lingkungan, warga melaporkan air banjir bercampur oli telah masuk ke rumah-rumah penduduk.

“Kondisi ini memunculkan kekhawatiran akan risiko kesehatan, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan yang masih beraktivitas di tengah genangan,” imbuhnya.

Ditambahkan Asep, dugaan pencemaran oli menambah kompleksitas persoalan banjir, yang tidak lagi sekadar soal genangan air, tetapi juga potensi pelanggaran lingkungan.

“Pemerintah daerah harus segera mengambil langkah tegas dan terkoordinasi untuk memastikan keselamatan lingkungan serta mencegah kejadian serupa terulang kembali,” pungkasnya.

Disisi lain, Camat Tigaraksa Cucu Abdurrosyied mengatakan, masih fokus menelusuri sumber dugaan pencemaran. Ia berencana turun ke lokasi terdampak banjir bercampur oli.

“Saya akan meninjau ke beberapa titik banjir, nanti ke lokasi,” ujar Cucu saat dikonfirmasi via WhatsApp.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *