Miris! Anggaran Sosialisasi dan Pencegahan Narkoba Dinilai Sangat Minim

Banten47 Dilihat

TANGERANG (JD) – Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Tangerang, Fikri Faiz Muhammad mengaku prihatin anggaran sosialisasi dan pencegahan narkoba yang dikelola GRANAT Kabupaten Tangerang sangat minim. Menurutnya, anggaran itu sangat tidak sebanding dengan target yang akan dicapai GRANAT.

“Anggaran untuk sosialisasi dan pencegahan narkoba sangat kecil. Kurang lebih hanya dianggarkan Rp100 juta per tahun. Ini tentunya tidak sesuai dengan target yang akan dicapai GRANAT. Saya sangat prihatin dengan plot anggaran yang sangat kecil itu,” jelas Fikri disela-sela RDP dengan DPC GRANAT Kabupaten Tangerang, Kesbangpol, dan Bagian Kesra Kabupaten Tangerang di Ruang Rapat Gabungan Kantor DPRD Kabupaten Tangerang, Tigaraksa, pada Kamis, 29 Januari 2026.

Terkait minimnya anggaran tersebut, Legislator dari Fraksi Partai Golkar itu, menegaskan akan berkomunikasi dengan Bupati dan Wakil Bupati. Fikri menyarankan agar bantuan pembinaan dana hibah organisasi atau lembaga yang digelontorkan Pemkab Tangerang melalui Kesbangpol dievaluasi dan disesuaikan dengan besar kecilnya dana hibah yang akan diterima organisasi tersebut.

Pasalnya, dana hibah yang diberikan ke organisasi atau lembaga harus jelas syarat administrasi, kantor maupun pengurusnya. Namun masih ada penerima dana hibah yang tidak jelas. Begitu juga penerima dana hibah harus tertib memberikan laporan kegiatannya dan besaran dana hibah yang akan diterima agar tepat sasaran dan sesuai fungsi serta manfaatnya.

“Ini harus dievaluasi Pemkab Tangerang agar di masa mendatang tidak ada temuan pelanggaran hukum. Sebab ada yang diberikan ke organisasi atau lembaga terlalu besar dan ada juga diberikan ke lembaga yang tidak jelas,” katanya.

Terkait ketidaksesuaian data penerima dana hibah di Kesbangpol, Fikri mengusulkan agar supaya ada evaluasi dan saving anggaran untuk disahkan di APBD selanjutnya. “Hasil saving dana hibah itu, bisa saja dialihkan ke GRANAT Kabupaten Tangerang atau diberikan ke organisasi yang belum mendapatkan dana pembinaan tersebut,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *