Dindikbud Banten Gandeng AKSeS Kabupaten Tangerang Perkuat Mutu Pendidikan Menengah

Banten58 Dilihat

LEMBANG, (JD) – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjalin penguatan kemitraan strategis dengan Asosiasi Kepala SMA Swasta (AKSeS) Kabupaten Tangerang sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu dan pemerataan pendidikan menengah.

Penguatan kolaborasi tersebut mengemuka dalam Rapat Kerja (Raker) AKSeS Kabupaten Tangerang Tahun 2026 yang digelar selama dua hari, 6–7 Februari 2026, di Hotel Bukit Vipassana, Lembang, Bandung. Forum ini merumuskan sejumlah program kerja strategis yang akan menjadi pedoman pelaksanaan kegiatan AKSeS sepanjang tahun 2026.

Raker yang mengusung tema “Maju Bersama Hebat Semua” menjadi ruang konsolidasi para kepala SMA swasta di Kabupaten Tangerang dalam menyamakan arah kebijakan, sekaligus merespons tantangan pendidikan menengah di tengah dinamika kebijakan dan kebutuhan masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Seksi SMA Kantor Cabang Dinas (KCD) Dindikbud Provinsi Banten wilayah Kabupaten Tangerang, Nunung Syarif, serta Sekretaris Umum AKSeS Provinsi Banten, Ocit Abdurrosyid Siddiq.

Dalam sambutannya, Nunung Syarif menegaskan bahwa sekolah swasta memiliki peran strategis dalam sistem pendidikan daerah, terutama dalam menjangkau kebutuhan layanan pendidikan yang belum sepenuhnya tertangani oleh sekolah negeri.

“Dindikbud Provinsi Banten memandang AKSeS sebagai mitra strategis. Kami berharap kolaborasi ini dapat mendorong peningkatan kualitas sekaligus pemerataan akses pendidikan di Kabupaten Tangerang,” ujar Nunung.

Sementara itu, Ocit Abdurrosyid Siddiq menyoroti perlunya penguatan peran Kantor Cabang Dinas sebagai perpanjangan tangan pemerintah provinsi di daerah. Menurutnya, optimalisasi fungsi KCD menjadi faktor penting dalam mempercepat dan mempermudah pelayanan kepada satuan pendidikan.

“KCD harus diberdayakan secara maksimal agar pelayanan kepada warga sekolah, baik negeri maupun swasta, dapat berlangsung lebih dekat, efisien, dan tidak terhambat oleh birokrasi yang panjang,” kata Ocit.

Ketua AKSeS Kabupaten Tangerang, Titik Sadiyanti, dalam penutupan Raker menekankan bahwa hasil rumusan program kerja harus diterjemahkan ke dalam aksi nyata. Ia mengingatkan seluruh pengurus dan anggota agar tidak berhenti pada tataran wacana.

“Program kerja ini adalah komitmen bersama. Diperlukan soliditas dan kerja kolektif agar seluruh agenda yang telah disepakati dapat dilaksanakan sesuai bidang masing-masing demi kemajuan sekolah swasta,” tegas Titik.

Rapat Kerja AKSeS Kabupaten Tangerang 2026 ditutup dengan komitmen untuk segera menindaklanjuti hasil perumusan ke dalam langkah-langkah teknis di lapangan, sebagai bagian dari upaya memperkuat peran sekolah swasta dalam pembangunan pendidikan daerah.