Diskominfo Kabupaten Tangerang Perkuat Literasi Digital Pelajar, Edukasi Jejak Digital hingga Pemanfaatan Teknologi Positif

Banten87 Dilihat

TANGERANG, (JD) – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Tangerang terus memperkuat upaya peningkatan literasi digital di kalangan generasi muda. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan sosialisasi literasi digital yang digelar di SMPN 2 Tigaraksa, Kamis (11/6/2026), dengan dipimpin langsung oleh Sekretaris Dinas Diskominfo Kabupaten Tangerang, Akhmad Farhan.

Kegiatan tersebut bertujuan membekali para pelajar dengan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai ekosistem digital, mulai dari manfaat teknologi informasi hingga berbagai risiko yang dapat muncul akibat penggunaan internet dan media sosial yang tidak bijak.

Dalam paparannya, Akhmad Farhan menegaskan bahwa pemahaman terhadap dunia digital menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda yang tumbuh di era teknologi. Menurutnya, pelajar perlu memahami peluang positif yang tersedia di ruang digital sekaligus menyadari potensi dampak negatif yang dapat timbul apabila teknologi digunakan secara tidak bertanggung jawab.

“Tujuan utama kami adalah memberikan edukasi kepada anak-anak muda, khususnya pelajar SMP, agar mereka benar-benar memahami dunia digital. Kami ingin mereka mengetahui manfaat yang dapat diperoleh, sekaligus mewaspadai berbagai risiko yang bisa muncul akibat kesalahan atau perilaku yang tidak tepat di ruang digital,” ujar Farhan.

Ia menjelaskan, Diskominfo Kabupaten Tangerang secara konsisten menjalankan program literasi digital melalui berbagai pendekatan. Selain melakukan kunjungan langsung ke sekolah-sekolah melalui program roadshow edukasi, kampanye literasi digital juga disebarluaskan melalui berbagai kanal media sosial resmi, termasuk Instagram.

Strategi tersebut dinilai efektif untuk menjangkau pelajar sesuai dengan pola komunikasi dan kebiasaan mereka dalam mengakses informasi sehari-hari. Dengan edukasi yang berkelanjutan, Diskominfo berharap generasi muda mampu menjadi pengguna internet yang cerdas, kritis, serta produktif dalam memanfaatkan perkembangan teknologi.

“Kami berharap sosialisasi ini dapat membantu siswa memahami karakter dunia digital sehingga mereka mampu memanfaatkannya untuk hal-hal yang positif. Program ini akan terus kami rutinkan, dan tahun ini kami menargetkan kunjungan edukasi ke enam sekolah di wilayah Kabupaten Tangerang,” katanya.

Sementara itu, Kepala SMPN 2 Tigaraksa, Kenedi, menyambut positif kegiatan tersebut. Ia menilai edukasi literasi digital sangat penting mengingat masih banyak pelajar yang belum memahami dampak jangka panjang dari aktivitas mereka di media sosial.

Menurut Kenedi, sebagian siswa kerap menganggap sepele konten yang diunggah di internet tanpa menyadari bahwa jejak digital akan terus tersimpan dan berpotensi memengaruhi masa depan mereka.

“Banyak anak yang menganggap remeh apa yang mereka posting di media sosial. Mereka tidak sadar bahwa satu kata atau perilaku buruk di internet bisa berdampak besar bagi masa depan mereka. Jejak digital itu tidak akan pernah hilang,” ungkapnya.

Ia berharap pembekalan yang diberikan Diskominfo dapat meningkatkan kesadaran siswa dalam menggunakan perangkat digital secara bertanggung jawab. Menurutnya, telepon genggam dan internet tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga merupakan alat yang harus digunakan secara bijak untuk mendukung proses belajar dan pengembangan diri.

Melalui program literasi digital yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap dapat menciptakan generasi muda yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki etika, tanggung jawab, dan kecakapan dalam memanfaatkan ruang digital secara positif dan produktif.