Gelar Gebyar Ramadhan Keuangan Syariah 2026 di Carita, OJK Banten Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Masyarakat

Banten51 Dilihat

PANDEGLANG, (JD) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Banten menggelar Gebyar Ramadhan Keuangan Syariah 2026 sebagai upaya meningkatkan literasi serta inklusi keuangan syariah di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung di Sea Park Carita, Desa Sukarame, Kecamatan Carita, Kamis (12/3/2026).

Beragam kegiatan dihadirkan dalam acara tersebut, mulai dari edukasi keuangan syariah, program SiCantik (Sahabat Ibu Cakap Literasi Keuangan Syariah), bazar murah, layanan kesehatan gratis, hingga berbagai layanan publik seperti pengecekan SLIK OJK, penukaran uang, layanan sertifikasi halal gratis, serta layanan kas keliling dari perbankan syariah.

Bupati Raden Dewi Setiani menyampaikan apresiasi kepada OJK Provinsi Banten bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) yang dinilai konsisten mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan di daerah, termasuk di Kabupaten Pandeglang.

“Terima kasih kepada OJK Provinsi Banten bersama TPAKD yang terus berperan aktif dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di daerah, termasuk di Kabupaten Pandeglang,” ujar Dewi.

Menurutnya, rangkaian kegiatan dalam Gebyar Ramadhan Keuangan Syariah tidak hanya menjadi sarana edukasi bagi masyarakat, tetapi juga mendorong penguatan ekosistem ekonomi syariah di Kabupaten Pandeglang.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian penting dalam mendukung program nasional Cerdas Keuangan serta Kampanye Nasional Keuangan Syariah.

“Saya berharap kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan syariah, pelaku usaha, dan masyarakat. Dengan sinergi yang baik, insya Allah Pandeglang dapat semakin maju,” katanya.

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Banten Adi Dharma menjelaskan bahwa Gebyar Ramadhan Keuangan Syariah merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahun oleh OJK.

Menurutnya, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap berbagai produk dan layanan keuangan berbasis syariah.

“Kegiatan ini rutin kami lakukan setiap tahun agar literasi dan inklusi keuangan syariah di masyarakat terus meningkat,” kata Adi Dharma.

Ia berharap, melalui kegiatan tersebut masyarakat semakin memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang sehat sekaligus memanfaatkan layanan keuangan syariah sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.