Kemenhaj Tangerang Rampungkan Persiapan, 2.090 Jemaah Haji Siap Berangkat ke Tanah Suci

Banten99 Dilihat

TANGERANG (JD) — Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Tangerang menegaskan kesiapan penuh pemberangkatan jemaah haji musim 1447 Hijriah/2026 Masehi. Sebanyak 2.090 jemaah dipastikan siap diberangkatkan ke Tanah Suci mulai 26 April 2026 dalam dua gelombang yang terbagi ke dalam tujuh kelompok terbang (kloter).

Pada gelombang pertama, tiga kloter akan diberangkatkan masing-masing Kloter 5 sebanyak 385 jemaah, Kloter 7 sebanyak 384 jemaah, serta Kloter 10 sebanyak 385 jemaah.

Sementara gelombang kedua terdiri dari empat kloter, yakni Kloter 12 sebanyak 385 jemaah yang dijadwalkan berangkat pada 6 Mei 2026, Kloter 15 sebanyak 385 jemaah, Kloter 23 sebanyak 29 jemaah, serta Kloter 24 sebagai kloter terakhir dengan jumlah 137 jemaah.

Seluruh jemaah yang tergabung dalam tujuh kloter tersebut telah menuntaskan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) hingga 100 persen, menandakan kesiapan administrasi telah rampung tanpa kendala.

Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Tangerang, H. Abdullah Hasyim, menegaskan bahwa seluruh aspek teknis pemberangkatan telah dipersiapkan secara maksimal.

“Seluruh persiapan keberangkatan jemaah sudah mencapai 100 persen, mulai dari pengurusan visa, transportasi, konsumsi, hingga kebutuhan pendukung lainnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, koordinasi lintas sektor terus diperkuat guna memastikan proses pemberangkatan berjalan tertib, aman, dan lancar. Dalam waktu dekat, pihaknya akan menggelar rapat bersama Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD), Kementerian Agama Kabupaten Tangerang, serta unsur eksternal seperti TNI-Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kesehatan.

“Kami memastikan seluruh tahapan pemberangkatan berjalan sesuai rencana melalui koordinasi lintas sektor yang solid,” tegasnya.

Terkait dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah, termasuk eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran, Kemenhaj Kabupaten Tangerang memastikan terus melakukan pemantauan intensif dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Langkah ini dilakukan untuk menjamin keamanan dan keselamatan seluruh jemaah haji selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *