SUMEDANG,(JD) – Band musik beraliran pop milik warga binaan Lapas Sumedang, “Mawar Bisu”, tampil memukau dalam penutupan Pelatihan Kecakapan Kewirausahaan pada Rabu, 15 Juli 2026. Kegiatan digelar di Sumedang Creative Center dan dihadiri langsung oleh Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir, para kepala dinas terkait, serta Kepala Lapas Kelas IIB Sumedang, Bima Ganesha Widyadarma.
Pelatihan ini merupakan hasil kolaborasi Lapas Sumedang dengan Lembaga Pendidikan Komputer dan Manajemen Aktual (LPKMA). Kontribusi Lapas Sumedang dalam kegiatan ini terbilang signifikan, dimulai dari pembuatan 25 stand booth bagi pelaku wirausaha binaan hingga penutupan yang dimeriahkan aksi panggung “Mawar Bisu”.
Ketua LPKMA, Hj. Eti Rusmiati, menyampaikan apresiasi tinggi atas peran aktif Lapas Sumedang. “Kami sangat berterima kasih kepada Lapas Sumedang yang sudah banyak berkontribusi. Dari pembuatan 25 stand booth untuk wirausaha hingga penutupan yang begitu meriah oleh band Mawar Bisu. Ini bukti nyata pembinaan yang berhasil,” ujarnya.
Kepala Lapas Kelas IIB Sumedang, Bima Ganesha Widyadarma, menegaskan bahwa penampilan “Mawar Bisu” merupakan wujud pembinaan kepribadian melalui seni. Selain melatih kemandirian wirausaha, lapas juga mendorong warga binaan menyalurkan bakat bermusik sebagai sarana pembinaan positif.
“Kolaborasi dengan LPKMA dan dukungan Pemkab Sumedang menjadi bukti bahwa pembinaan di lapas berjalan ke arah produktif. Kami ingin warga binaan siap kembali ke masyarakat dengan skill dan mental yang lebih baik,” tutur Bima.
Penampilan “Mawar Bisu” berhasil menghidupkan suasana penutupan pelatihan. Para peserta, tamu undangan, dan pelaku UMKM yang hadir tampak antusias mengikuti aksi panggung band warga binaan tersebut.
Kegiatan berlangsung meriah, tertib, dan mendapat respon positif dari seluruh peserta.
