Polri Percepat Distribusi Bantuan dan Resmikan Sumur Bor untuk Korban Bencana di Pidie Jaya

Daerah40 Dilihat

ACEH, (JD) – Mabes Polri melalui Tim Kendali Komunikasi dan Informasi (K3I) mengintensifkan koordinasi penanganan bencana di wilayah hukum Polres Pidie Jaya, Polda Aceh, Rabu (18/2/2026). Langkah ini difokuskan pada percepatan pendistribusian bantuan logistik dari Kapolri serta penyediaan fasilitas air bersih bagi warga terdampak.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kombes Pol. Thelly Iskandar Muda selaku Pakor Wilayah, didampingi Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu, serta dihadiri Bupati Pidie Jaya Tgk. H. Syibral Malasyi. Kehadiran jajaran pimpinan daerah dan aparat penegak hukum tersebut menegaskan komitmen bersama dalam merespons kondisi darurat secara cepat dan terkoordinasi.

Dalam arahannya, Kombes Pol. Thelly Iskandar Muda menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan wujud nyata kepedulian negara dalam meringankan beban warga yang terdampak bencana.

Secara simbolis, bantuan logistik dilepas dari Mapolres Pidie Jaya untuk disalurkan ke delapan titik pengungsian yang tersebar di dua kecamatan, yakni Kecamatan Meureudu dan Kecamatan Meurah Dua. Di Kecamatan Meureudu, bantuan didistribusikan ke Gampong Mayang Cut dan Gampong Meunasah Lhok. Sementara di Kecamatan Meurah Dua, bantuan menjangkau Gampong Meunasah Bie, Meunasah Raya, Seunong, Geunteng, Meunasah Mancang, dan Blang Cut.

Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan pokok mendesak, seperti beras berbagai ukuran, mi instan, air mineral, minyak goreng, dan susu. Selain itu, turut diberikan perlengkapan sanitasi dan kebutuhan khusus perempuan serta anak, antara lain pembalut, popok (pampers), handuk, dan mukena.

Tidak hanya fokus pada bantuan pangan, Polri juga menghadirkan solusi berkelanjutan melalui peresmian sumur bor di Gampong Meunasah Tuha, Kecamatan Meureudu. Fasilitas air bersih tersebut merupakan kontribusi Mahasiswa STIK-PTIK Angkatan 83 yang tengah melaksanakan program pengabdian masyarakat (Dianmas).

“Penyediaan air bersih adalah prioritas utama pascabencana. Kami berharap sumur bor ini dapat membantu kebutuhan harian warga dan menjaga kesehatan lingkungan, baik di pengungsian maupun di pemukiman,” ujar Kombes Pol. Thelly Iskandar Muda di sela peresmian.

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda Pidie Jaya, antara lain Wakil Ketua II DPRK Pidie Jaya, perwakilan Kodim 0102 Pidie, Kejaksaan Negeri, MPU, serta Kepala Pelaksana BPBD Pidie Jaya. Sinergi lintas sektor tersebut mencerminkan soliditas otoritas daerah dalam menangani masa tanggap darurat secara terpadu dan terukur.

Hingga berita ini diturunkan, personel Polres Pidie Jaya bersama instansi terkait masih bersiaga di lapangan guna memastikan seluruh bantuan tersalurkan tepat sasaran serta memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *