Saldo KIP Diduga Raib, Siswa SMK Bina Putra Pertanyakan Dana PIP

Banten89 Dilihat

TANGERANG, (JD) — Dugaan penyimpangan dana Program Indonesia Pintar (PIP) mencuat di SMK Bina Putra, Tapos, Kabupaten Tangerang. Sejumlah siswa penerima mengaku saldo rekening Kartu Indonesia Pintar (KIP) mereka kosong, meski tidak pernah melakukan pencairan.

PIP merupakan bantuan tunai bagi siswa kurang mampu yang disalurkan melalui rekening pribadi. Namun, sejumlah siswa mengaku tidak memegang buku tabungan dan kartu ATM karena diduga dikumpulkan pihak sekolah.

“Kami tidak tahu kapan dana dicairkan. ATM dan buku tabungan juga tidak kami pegang,” ujar salah satu siswa.

Setelah meminta kembali akses rekening, siswa bersama orang tua mendapati saldo telah habis. Hasil pengecekan di Bank BNI menunjukkan adanya dua kali transaksi pencairan pada 19 Juli 2025.

Pihak sekolah melalui operator KIP membenarkan adanya pencairan dana pada 2025. Namun, terkait siapa yang mencairkan dana, pihak sekolah belum memberikan penjelasan jelas.

Kasus ini memicu kekecewaan siswa dan menjadi perhatian publik. Secara hukum, penguasaan ATM dan PIN tanpa izin serta dugaan penyalahgunaan dana bantuan berpotensi melanggar pidana.
Hingga kini, siswa dan orang tua menunggu kejelasan serta pertanggungjawaban dari pihak sekolah.