Lebak, JD – Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026 tingkat Kabupaten Lebak resmi dibuka di Gedung PGRI Kabupaten Lebak, Rabu (6/5/2026). Kegiatan tahunan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Dodi Irawan.
Dalam sambutannya, Dodi menegaskan bahwa FLS3N merupakan momentum penting untuk mendorong pengembangan potensi siswa, khususnya di bidang seni dan sastra.
“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim serta memohon ridho Allah Subhanahu wa ta’ala, Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional tahun 2026 tingkat Kabupaten Lebak secara resmi saya nyatakan dibuka,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga perlu memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas, karakter, dan rasa percaya diri melalui seni dan budaya.
“Ajang ini bukan sekadar perlombaan, tetapi wadah bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan terbaik, berkompetisi secara sehat, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap seni dan budaya bangsa,” katanya.
Dodi berharap melalui ajang tersebut, Kabupaten Lebak dapat melahirkan talenta-talenta muda yang mampu bersaing hingga tingkat Provinsi Banten maupun nasional.
Sementara itu, Ketua Panitia FLS3N jenjang SD Kabupaten Lebak, Sahril, mengatakan kegiatan tahun ini mengusung tema “Ekspresi Seni, Inspirasi Negeri”. Menurutnya, FLS3N tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari implementasi manajemen talenta untuk menemukan dan mengembangkan potensi seni siswa sejak dini.
“FLS3N SD 2026 bertujuan menciptakan wadah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan, khususnya di bidang seni dan sastra,” ujarnya.
Sebanyak 252 peserta dari berbagai sekolah dasar di Kabupaten Lebak mengikuti ajang ini. Mereka berkompetisi dalam sembilan cabang lomba, yakni pantomim, menyanyi solo, seni tari, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) putra dan putri, gambar bercerita, menulis cerita, mendongeng, serta kriya.
Pada ajang tersebut, salah satu prestasi diraih oleh siswa SDN 1 Rangkasbitung Barat. Raditya Arya Darmawan berhasil meraih juara pertama dalam lomba dongeng.
Kepala SDN 1 Rangkasbitung Barat, Yadhi, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut.
“Apresiasi yang luar biasa. Selamat untuk ananda Radit dan pembimbing Ibu Nani serta bapak ibu guru yang telah memberikan dukungan,” ujarnya.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada orang tua siswa yang telah mendukung proses persiapan hingga pelaksanaan lomba.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama antara siswa, guru, dan orang tua dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan bakat dan kreativitas.
Pemerintah Kabupaten Lebak berharap FLS3N 2026 dapat menjadi momentum lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kreatif, berkarakter, serta mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.






