Hujan Deras dan Sungai Cipasilian Meluap, Empat Kampung di Desa Pagedangan Udik Diterjang Banjir

Banten51 Dilihat

TANGERANG (JD) – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Tangerang mengakibatkan empat kampung di Desa Pagedangan Udik, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang diterjang banjir.

Pantauan awak media, hujan turun sejak Senin (26/1/2026) malam hingga Selasa (27/1/2026) pagi, merata di semua wilayah Kabupaten Tangerang. Empat kampung padat penduduk dan ratusan hektare sawah milik warga pun digenangi air.

Empat kampung tersebut yakni, Kampung Kramat, Kampung Wadas, Kampung Linduk, dan Kampung Bintarok. Semuanya berada di Desa Pagedangan Udik, Kecamatan Kronjo, yang lokasinya dekat dengan Sungai Cipasilian. Banjir memiliki ketinggian berbeda-beda di masing-masing kampung, sekitar 30 sentimeter hingga satu meter.

Akibat bencana banjir ini, aktivitas warga terpantau lumpuh. Banyak pelajar yang mengurungkan niatnya pergi ke sekolah, karena banyak akses jalan terendam banjir yang diperkirakan lebih tinggi daripada pemukiman mereka.

Tampak di lokasi personel dari TNI dan Polri, bersiaga untuk mengevakuasi warga. Mereka mengantisipasi kemungkinan terburuk jika sewaktu waktu ketinggian air makin mengkhawatirkan.

Menurut tokoh masyarakat Kronjo, Sahrudin, banjir ini dipicu oleh luapan air sungai yang tidak mampu menampung debit hujan dalam waktu singkat. “Di beberapa titik, daratannya memang rendah sehingga cepat tergenang,” ujarnya, Selasa (27/1/2026).

Sebagian warga telah dievakuasi, terutama yang sakit atau lansia. Namun banyak lainnya memilih bertahan di rumah sembari menunggu perkembangan situasi. Proses pendataan korban dan kerugian masih terus dilakukan oleh aparat desa dan relawan kebencanaan.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Ahmad Taufik, memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa banjir tersebut. Namun, ia menyebutkan bahwa akses menuju Desa Pagedangan Udik sempat terputus karena genangan air menutupi jalan utama.

Pemerintah daerah dan relawan terus bersiaga, mengingat hujan masih berpotensi turun dalam beberapa hari ke depan. Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama di wilayah rawan genangan dan lereng perbukitan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *