Jelang Ramadhan 1447 Hijriah, Ini Pesan Bupati kepada Warga Kabupaten Tangerang

Banten51 Dilihat

TANGERANG (JD) – Menjelang datangnya Ramadhan Tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi, momentum ini sebagai refleksi diri sekaligus penguatan komitmen membangun Kabupaten Tangerang dengan landasan nilai-nilai spiritual.

Hal ini disampaikan Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid saat menghadiri Tarhib Ramadhan 1447 Hijriah dan Santunan 680 Anak Yatim di Kelurahan Binong, Kecamatan Binong, pada Senin 16 Februari 2026 malam. Menurutnya, Ramadhan tidak boleh dimaknai sekadar sebagai ritual tahunan, tetapi sebagai ruang memperbaiki diri dan memperkokoh tanggung jawab sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

“Menjelang bulan suci Ramadhan, saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh umat Muslim di Kabupaten Tangerang. Semoga kita semua diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelapangan hati dalam menjalankan ibadah,” ujarnya.

Bupati Maesyal menegaskan, keseimbangan antara pembangunan fisik dan pembangunan karakter menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Kabupaten Tangerang sebagai daerah yang maju sekaligus humanis.

Bupati Maesyal menilai, nilai-nilai yang diajarkan Ramadhan seperti kejujuran, kedisiplinan, empati, dan semangat berbagi harus tercermin dalam praktik pembangunan dan pelayanan publik.

“Semoga di bulan Ramadhan kita semakin meningkatkan nilai-nilai spiritual dalam diri, sehingga apa yang kita lakukan ke depan benar-benar membawa manfaat bagi sesama dan bagi daerah yang kita cintai,” tuturnya.

Baginya, pembangunan tidak hanya berbicara soal infrastruktur, tetapi juga tentang membangun manusia yang berintegritas dan peduli terhadap sesama.

Bupati Maesyal juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga suasana kondusif selama Ramadhan, menghormati perbedaan, serta memperkuat solidaritas sosial.

Kepedulian terhadap lingkungan, menjaga kebersihan, ketertiban, dan kenyamanan daerah disebut sebagai bagian dari implementasi nilai ibadah dalam kehidupan sehari-hari.

Bupati Maesyal menekankan bahwa semangat persatuan dan gotong royong yang selama ini terjaga merupakan modal sosial utama bagi Kabupaten Tangerang untuk terus berkembang sebagai daerah yang bersih, tertib, dan nyaman bagi seluruh warganya.

Bupati Maesyal juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, apabila dalam pelaksanaan tugas pemerintahan masih terdapat kekhilafan.

“Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Tangerang, saya memohon maaf lahir dan batin. Mari kita sambut Ramadhan dengan hati yang bersih dan semangat kebersamaan,” ucapnya.

Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap Ramadhan tahun ini tidak hanya menghadirkan keberkahan secara spiritual, tetapi juga memperkuat komitmen kolektif untuk membangun daerah yang lebih baik dan berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *