Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang Dukung Program Revitalisasi Pasar Kutabumi

Banten, Tangerang48 Dilihat

TANGERANG, (JD) – Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang menyampaikan proses revitalisasi pasar Kutabumi harus tetap terlaksana. Secara rinci, sekretaris komisi II Tasripin minta pelaksanaan revitalisasi jangan dicederai dengan tindakan-tindakan yang tidak baik. Ada aspek etika dan kebersihan yang harus diperhatikan dengan seksama.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang Nasrulloh Ahmad mendukung terhadap rencana revitalisasi pasar Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis. Bagaimanapun juga itu merupakan program pemerintah Kabupaten Tangerang yang harus di laksanakan.

“Saya meminta minta kepada direktur Perumda Pasar Finny Widiyanti agar kejadian yang kemaren tidak terjadi lagi,” ujar Nasrulloh Ahmad, saat saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi II, Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja (NKR), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kamis (05/10/2023).

Turut hadir para pedagang yang menempati Tempat Penampungan Pedagang Sementara (TPPS) terkait adanya peristiwa penyerangan dan penjarahan kios oleh ormas yang tidak diketahui di pasar Kutabumi pada Minggu, (24/09/2023) lalu.

Dalam RDP kali ini, Nasrullah minta direktur beserta jajaran agar tetap menjaga kondusifitas dan tanggung jawab terhadap semua kegiatan di pasar karena kewenangan ada di Perumda Pasar. Adapun pro kontra di kalangan pedagang harus segera diselesaikan. Ia mengingatkan bahwa pemerintah sedang berjuang agar pasar dapat dibangun dan menjadi lebih baik, sehingga aktivitas berdagang semakin lancar dan nyaman.

Anggota Komisi II Lisiawati Lase menyampaikan apresiasi yang besar kepada para pedagang yang sudah mendukung revitalisasi Pasar Kutabumi sebagai program pemerintah daerah dengan bersedia dipindahkan ke tempat penampungan pedagang sementara.

“Kami ingin semua pedagang dapat terlindungi dan keamanannya terjamin. Pedagang ini harus kita lindungi dan harus kita kawal terus,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Dirut Perumda Pasar NKR Finny menyayangkan atas terjadinya peristiwa itu. Ia memastikan bahwa jajaran direksi, dewan pengawas, serta karyawan Perumda Pasar sama sekali tidak mengetahui asal mulanya peristiwa tersebut.

“Kami memberitahukan bahwa kami memohon maaf dan sangat menyesali kejadian itu. Kami tidak ada niat sama sekali untuk membuat kerusuhan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *