Tangerang,(JD) – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-56 tingkat Kecamatan Pagedangan menjadi momentum strategis untuk memperkuat syiar Islam sekaligus mengokohkan ukhuwah dan konsolidasi warga Nahdlatul Ulama (NU). MTQ tidak hanya dimaknai sebagai ajang kompetisi membaca Al-Qur’an, tetapi juga sarana membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah kehidupan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Pagedangan, Siti Humairoh, saat pengajian bulanan PAC Fatayat NU yang digelar di Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten, Sabtu (27/12/2025).
Menurut Siti Humairoh, pelaksanaan MTQ ke-56 tahun ini akan digelar di 14 titik lokasi yang tersebar di wilayah Kecamatan Pagedangan. Dengan cakupan lokasi yang luas, ia menekankan pentingnya dukungan dan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.

“MTQ ini adalah hajat bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk hadir, memeriahkan, dan ikut menyukseskan MTQ ke-56. Terlebih warga NU, khususnya Fatayat NU dan Muslimat NU, mari kita tunjukkan kekompakan dan semangat berkhidmat,” ujarnya.
Senada dengan itu, Ketua PAC Muslimat NU Pagedangan, Hj. Tini Marrini, menegaskan bahwa partisipasi aktif warga NU menjadi kunci keberhasilan MTQ. Ia mengajak Fatayat NU dan Muslimat NU untuk tidak hanya hadir, tetapi juga berperan dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan.
Sementara itu, Ketua MWCNU Pagedangan, H. M. Rumli, menekankan pentingnya sinergi antar badan otonom NU dalam mendukung kegiatan keagamaan di tingkat kecamatan. Menurutnya, MTQ menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan soliditas jam’iyah NU.
“MTQ adalah ruang dakwah kultural NU. Ketika seluruh banom bergerak bersama, nilai-nilai keislaman dan kebersamaan akan semakin kuat di tengah masyarakat,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rais Syuriah MWCNU Pagedangan, KH. Didin Taqiyyudin, yang mengisi tausyiah menekankan bahwa Al-Qur’an harus menjadi pedoman hidup, bukan hanya dilombakan secara bacaan, tetapi juga diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua Panitia Pelaksana, Hernawati, menjelaskan bahwa pengajian ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan Latihan Kader Dasar (LKD) sebagai upaya penguatan ideologi dan militansi kader NU.
Dengan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, MTQ ke-56 Kecamatan Pagedangan diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi penguatan nilai keislaman, kebersamaan, dan khidmat warga NU.






