Diskominfo Tangerang Perkuat Website Desa

Seluruh operator desa dan PPID dibekali keterampilan pengelolaan website serta sistem informasi desa untuk mendukung tata kelola pemerintahan yang modern.

Banten, Daerah, Teknologi46 Dilihat

TANGERANG (JD) – Pemerintah Kabupaten Tangerang terus memperkuat transformasi digital hingga ke tingkat desa sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), pemerintah daerah menggelar Sosialisasi dan Bimbingan Teknis (Bimtek) Registrasi Domain desa.id serta Pemanfaatan Website dan Sistem Informasi Desa dan Kawasan Next Generation (SIDEKA-NG) di Quantum Hall Smart Building, Selasa (2/6/2026).

Kegiatan yang bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) tersebut diikuti operator desa, pengelola website desa, serta Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dari seluruh desa di Kabupaten Tangerang, termasuk perwakilan Pemerintah Desa Pekayon.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Diskominfo Kabupaten Tangerang, Ashrof Farhan Firzada Mahalli, menegaskan bahwa transformasi digital merupakan kebutuhan yang tidak dapat dihindari di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

“Perkembangan teknologi menuntut kita untuk terus beradaptasi. Jika tidak mampu mengikuti perubahan, maka kita akan tertinggal. Karena itu, digitalisasi menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan publik yang lebih baik,” ujar Firzada saat membuka kegiatan.

Menurutnya, ukuran keberhasilan pembangunan daerah saat ini tidak hanya dilihat dari pembangunan fisik semata, tetapi juga dari kemampuan pemerintah menghadirkan layanan publik yang cepat, transparan, efektif, dan mudah diakses masyarakat.

Dalam bimtek tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya penggunaan domain resmi desa.id sebagai identitas digital pemerintah desa. Penggunaan domain resmi dinilai mampu meningkatkan kredibilitas informasi yang disampaikan kepada masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap layanan pemerintahan desa.

Selain itu, peserta juga dibekali materi mengenai optimalisasi SIDEKA-NG, sebuah platform yang dirancang untuk mendukung integrasi data desa, meningkatkan efisiensi administrasi, serta memperluas akses masyarakat terhadap informasi publik.

Firzada menambahkan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya bergantung pada ketersediaan teknologi, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia yang mengelolanya.

“Pemerintah harus mampu menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, dan mudah diakses. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi faktor yang sangat penting,” katanya.

Sementara itu, narasumber dari Kemenkomdigi menekankan bahwa digitalisasi desa harus diiringi dengan komitmen pengelolaan yang berkelanjutan. Website desa diharapkan tidak hanya menjadi sarana administrasi, tetapi juga berfungsi sebagai pusat informasi publik yang aktif, informatif, dan selalu diperbarui.

Respons positif datang dari peserta bimtek. Operator PPID Desa Pekayon, Ardi, menilai kegiatan tersebut memberikan bekal penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan informasi kepada masyarakat.

“Kami ingin memastikan masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan mudah diakses. Melalui pemanfaatan teknologi digital, pelayanan publik di Desa Pekayon diharapkan semakin efektif, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan warga,” ujarnya.

Melalui program penguatan literasi digital dan peningkatan kapasitas aparatur desa ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap dapat mewujudkan desa-desa yang modern, inovatif, serta memiliki daya saing tinggi dalam menghadapi tantangan era digital.

(Dy/rd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *