Sering Mangkir RDP, DPRD Kabupaten Tangerang Minta Kepala Dinas Pendidikan Cepat Beradaptasi

Banten105 Dilihat

TANGERANG (JD) — Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang mengingatkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Supriyadi, agar segera beradaptasi dan membangun komunikasi yang baik dengan lembaga legislatif.

Peringatan ini disampaikan oleh Yakub, Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang menyusul ketidakhadiran Supriyadi dalam beberapa kali Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II terkait persoalan dunia pendidikan di Kota Seribu Industri.

“Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang ini kan baru. Kita minta secepatnya beradaptasi dengan DPRD Kabupaten Tangerang. Jangan terlalu lama mengevaluasi dan menyesuaikan,” kata Yakub disela-sela RDP terkait persoalan SDN 1 Talagasari Kecamatan Cikupa, pada Rabu 30 September 2026.

Politisi Partai NasDem itu, menekankan bahwa DPRD Kabupaten Tangerang adalah representasi suara rakyat. Ketidakhadiran Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang dalam agenda penting seperti RDP menjadi preseden yang tidak baik.

“RDP itu wadah komunikasi antara dewan dan OPD. Kalau Kepala Dinas Pendidikan tidak hadir, bagaimana kita bisa bahas kendala di lapangan?” tegasnya.

Yakub juga mengingatkan bahwa saat ini DPRD Kabupaten Tangerang sedang mempersiapkan pembahasan terkait masalah atau persoalan pembangunan dunia pendidikan, sehingga semua pihak harus aktif membangun komunikasi agar tidak ada hambatan dalam penyusunan anggaran pendidikan.

Saat disinggung mengenai kemungkinan Supriyadi merasa “kuat” karena merupakan orang dekat Bupati Moch. Maesyal Rasyid, Yakub memilih untuk tetap berpikir positif.

“Mudah-mudahan tidak seperti itu. Saya yakin dia tidak dalam rangka merendahkan DPRD,” ujarnya.

Namun Yakub menegaskan, jika ketidakhadiran terus berulang, maka DPRD Kabupaten Tangerang akan mengambil langkah tegas.

“Lembaga ini juga punya batas waktu kesabaran. Kalau tetap tidak kooperatif, bisa saja kita usulkan sikap kepada pimpinan DPRD. Kita punya cara lain,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan