Bupati Dewi: Talenta Atlet Harus Dicari dan Dibina Sejak Dini

Olahraga68 Dilihat

PANDEGLANG, (JD) – Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani menegaskan bahwa lahirnya atlet berprestasi tidak cukup hanya mengandalkan bakat alami. Potensi olahraga harus dicari, dibina, dan dikembangkan melalui latihan yang terarah, berkelanjutan, serta komprehensif.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Dewi saat membuka Sekolah Atletik Badak Pandeglang (SABP) Cup V Tahun 2026 di Stadion Badak Kuranten, Sabtu (1/8/2026).

Menurut Dewi, pembinaan olahraga, khususnya cabang atletik, perlu dimulai sejak usia dini melalui proses pencarian dan pengembangan bakat yang dilakukan secara berkesinambungan, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

“Talenta itu bukan ditunggu, tetapi harus dicari. Setelah ditemukan, harus didukung dengan latihan yang komprehensif agar mampu berkembang menjadi atlet yang berprestasi,” ujar Dewi.

Ia berharap setiap sekolah di Kabupaten Pandeglang mampu melahirkan sedikitnya satu atlet potensial yang kelak dapat mewakili daerah dan mengharumkan nama Pandeglang di tingkat Provinsi Banten, nasional, hingga internasional.

“Minimal satu sekolah memiliki satu talenta yang nantinya bisa mewakili Pandeglang. Kita ingin semakin banyak atlet yang lahir dari daerah ini dan mampu bersaing di berbagai ajang bergengsi,” katanya.

Bupati Dewi menilai kompetisi seperti SABP Cup memiliki peran strategis dalam mengukur kemampuan sekaligus memberikan pengalaman bertanding bagi para atlet. Namun, pelaksanaan kompetisi harus diimbangi dengan program latihan yang konsisten dan dukungan pelatih berkualitas.

“Jangan hanya ada perlombaan. Latihannya juga harus komprehensif. Untuk membentuk atlet yang hebat dibutuhkan pelatih yang hebat, sehingga atlet memiliki teknik, mental, disiplin, dan semangat juang yang kuat,” ungkapnya.

Menurutnya, latihan yang dilakukan secara berkala dan berkesinambungan akan membentuk karakter juara. Selain meningkatkan kemampuan teknis, proses tersebut juga akan memperkaya pengalaman bertanding serta memperkuat mental para atlet.

Sementara itu, Kepala Sekolah Atletik Badak Pandeglang (SABP), Dede Somardi, mengatakan SABP Cup digelar dua kali dalam setahun, yakni pada semester pertama dan semester kedua.

SABP Cup V Tahun 2026 merupakan penyelenggaraan tahun ketiga sejak ajang tersebut pertama kali digelar. Pada tahun ini, jumlah peserta mengalami peningkatan dibandingkan pelaksanaan sebelumnya.

“Dalam satu tahun kami mengadakan dua kali event. Tahun lalu, meskipun peserta dibatasi, jumlahnya mencapai 481 orang. Tahun ini meningkat menjadi 532 peserta,” jelas Dede.

Ia menyebutkan sejumlah nomor yang diperlombakan meliputi lari 100 meter, 200 meter, 400 meter, 800 meter, 1.500 meter, 3.000 meter, dan 5.000 meter.

Selain itu, pertandingan juga mempertandingkan nomor lompat jauh, tolak peluru, lempar lembing, jalan cepat 3.000 meter dan 5.000 meter, serta estafet campuran 4×100 meter.

Sebanyak 532 peserta mengikuti ajang tersebut. Mereka terdiri atas 180 peserta Festival Atletik Open, 83 pelajar SMP Kabupaten Pandeglang, 137 pelajar SMA/SMK, serta 132 peserta dari kategori mahasiswa dan umum.

Dede menambahkan, peserta tidak hanya berasal dari Kabupaten Pandeglang, tetapi juga datang dari sejumlah daerah lain, seperti Semarang, Jakarta, Bekasi, Bandung, dan Depok.

“Peserta tidak hanya berasal dari Pandeglang, tetapi juga dari berbagai daerah. Ini menunjukkan SABP Cup semakin dikenal dan diminati,” tandasnya.

Pada hari pertama pelaksanaan, nomor lari 5.000 meter dimenangkan Ahmad Jamaludin dari BSA Atletik dengan catatan waktu 17 menit 17,55 detik.

Posisi kedua diraih M. Ibnu Wahid Maulana, juga dari BSA Atletik, dengan waktu 17 menit 34,94 detik. Sementara peringkat ketiga ditempati Fahim Ribery Dimulya dari SMA Al-Wildan 3 BSD City dengan catatan waktu 17 menit 38,31 detik.

Pada nomor lari 3.000 meter, Rizky dari SMAN 2 Pandeglang berhasil meraih juara pertama dengan waktu 10 menit 31,48 detik.

Juara kedua diraih Zahran Arrafi Yuzri Fazri dari MAN 1 Pandeglang dengan catatan waktu 11 menit 17,80 detik. Adapun posisi ketiga ditempati Balkis Aulia Kohar dari SMAN 6 Pandeglang dengan waktu 11 menit 33,19 detik.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda Pemkesra) Doni Hermawan, Sekretaris Dinas Komunikasi, Informatika, Sandi dan Statistik Abdul Latif, Kepala Bidang Informasi Publik Dinas Kominfo Esih Suarsih, serta Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Banten Wilayah Pandeglang Dede Mulyati.

Tinggalkan Balasan