Loloskan Calon Direksi Cacat Etik, Pemuda Muslimin Banten Pertanyakan Kredibilitas Pansel BUMD PT ABM

Banten69 Dilihat

SERANG,(JD) – Proses seleksi Calon Direksi dan Komisaris PT Agrobisnis Banten Mandiri (Perseroda) menuai sorotan. Pemuda Muslimin Banten mempertanyakan integritas dan kredibilitas Panitia Seleksi (Pansel) BUMD.

PT Agrobisnis Banten Mandiri (ABM) merupakan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di bawah naungan Pemerintah Provinsi Banten dengan kepemilikan saham 100% milik provinsi.

Ketua Umum Pemuda Muslimin Banten, Ervin Suryono, menilai seleksi kali ini menjadi pertaruhan integritas. Ia menduga Pansel meloloskan calon yang memiliki rekam jejak bermasalah secara etik.

“Kami menduga terdapat seseorang yang sebelumnya bermasalah dengan etik terhadap orang nomor 2 di Banten, yang sekarang malah diloloskan sebagai calon Direksi,” ujar Ervin.

Sorotan terhadap PT ABM sendiri bukan hal baru. Sebelumnya, Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan keyakinannya bahwa penyertaan modal Pemprov Banten di PT ABM senilai Rp60 miliar tidak dapat dipertanggungjawabkan secara jelas. Polemik tersebut bahkan membuat Pemprov meminta agar sisa anggaran diblokir.

Menurut Ervin, peringatan yang disampaikan Wakil Gubernur tersebut seharusnya menjadi perhatian serius bagi manajemen PT ABM dan Pansel.

“Panitia Seleksi harus memiliki jiwa integritas dan kredibilitas yang sangat tinggi dalam memilih seseorang yang nantinya akan mengelola PT ABM. Jangan sampai panitia menilai secara sepihak tanpa melihat rekam jejak peserta yang bermasalah,” tegasnya.

Pemuda Muslimin Banten berharap Pansel dapat menjalankan proses seleksi secara transparan, objektif, dan mengedepankan rekam jejak.

“Kami berharap Pansel bisa transparan dan mempertimbangkan rekam jejak setiap peserta, baik yang mendaftar sebagai komisaris maupun direksi PT ABM,” tutup Ervin.