Perkuat Keamanan Aset Negara, Dirpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Pimpin Diskusi Strategis di Bank Indonesia

Banten43 Dilihat

JAKARTA, (JD) – Direktur Pengamanan Objek Vital (Dirpamobvit) Korsabhara Baharkam Polri, Suhendri, mewakili Kabaharkam Polri, tampil sebagai narasumber utama dalam Forum Group Discussion (FGD) bersama jajaran pejabat Bank Indonesia. Kegiatan berlangsung di Ruang DLAF Gedung BI Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (20/2/2026).

FGD tersebut difokuskan pada penguatan sistem pengamanan dan pemulihan aset melalui implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) yang komprehensif dan terintegrasi. Dalam paparannya, Brigjen Pol. Suhendri menegaskan pentingnya sinkronisasi antara regulasi negara dan praktik operasional di lapangan demi menjaga stabilitas objek vital nasional.

“Kolaborasi antara Polri dan Bank Indonesia merupakan langkah krusial untuk memastikan instrumen keuangan negara tetap terjaga. Melalui implementasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP) sesuai Perpol Nomor 7 Tahun 2019, kita tidak hanya mengamankan fisik gedung, tetapi juga menjaga marwah serta stabilitas ekonomi nasional dari segala potensi gangguan,” tegasnya.

Ia menambahkan, pola pengamanan saat ini harus adaptif terhadap dinamika ancaman, baik yang bersifat internal maupun eksternal. Pendekatan konvensional, menurutnya, perlu ditransformasikan menjadi sistem berbasis analisa risiko (risk assessment) yang terukur dan berorientasi pencegahan.

“Dengan menetapkan aset strategis BI sebagai Objek Vital Nasional (Obvitnas) sebagaimana diatur dalam Keppres Nomor 63 Tahun 2004, kita memiliki payung hukum yang kuat untuk melakukan tindakan preventif secara efektif dan terukur, termasuk pemanfaatan ketentuan dalam UU Nomor 9 Tahun 1998 terkait lokasi yang dikecualikan dari aksi unjuk rasa,” jelasnya.

Selain aspek teknis, transparansi dan profesionalisme personel turut menjadi sorotan utama. Brigjen Pol. Suhendri memastikan bahwa seluruh dukungan perbantuan operasional dilaksanakan melalui tata kelola yang bersih dan akuntabel.

“Setiap pelibatan personel Polri dalam pengamanan maupun pengawalan di jajaran BI kini dikelola melalui mekanisme PNBP. Skema ini menjamin profesionalisme anggota di lapangan serta memastikan dukungan perbantuan Baharkam Polri berjalan transparan dan sesuai regulasi yang berlaku,” ujarnya di hadapan pimpinan BI.

FGD tersebut dihadiri jajaran pimpinan Bank Indonesia, antara lain Suti Masniari Nasution (Kepala Group Layanan dan Fasilitas), Sari Nadia (Kepala Group Pengaturan dan Perencanaan serta Pemeliharaan Aset), Beny Hari Gunawan (Kepala Divisi Kelompok Pengaturan dan Perencanaan Aset Umum), serta Mukorobin (Kepala Divisi Pengamanan, Penyelamatan, dan Manajemen Intern).

Melalui forum strategis ini, sinergi antara Polri dan Bank Indonesia diharapkan semakin solid dalam membangun sistem pengamanan yang mandiri, tangguh, dan terintegrasi dengan standar Kepolisian Negara Republik Indonesia, guna menjamin keamanan aset negara secara berkelanjutan serta menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *