Lestarikan Tradisi Santri, DPC PKB Kabupaten Tangerang Gelar Musabaqoh Tilawatil Kitab

Banten74 Dilihat

TANGERANG,(JD) – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (DPC PKB) Kabupaten Tangerang menggelar Musabaqoh Tilawatil Kitab (Lomba Baca Kitab Kuning) dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026. Kegiatan ini berlangsung di Sekretariat DPC PKB Kabupaten Tangerang, pada Kamis-Jum’at, 29-30 Oktober 2026.

Dalam perlombaan kali ini peserta sebanyak 40 santri putra-putri yang merupakan perwakilan dari puluhan pesantren di 29 kecamatan se-Kabupaten Tangerang. Para peserta berusia 15-25 tahun itu diwajibkan membaca kitab Fathul Qorib Al-Mujib yang merupakan kitab fikih klasik bermazhab Syafi’i. Dewan juri yang menilai merupakan rois aam Nahdlatul Ulama (NU) dan dewan Syuro PKB.

M. Rapiudin Akbar, selaku ketua panitia pengarah Musabaqah Tilawatil Kitab, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan sebuah ajang menyambung tradisi kyai NU zaman dahulu. Kitab Fathul Qorib Al-Mujib dianggap sebagai kitab yang dapat menunjukkan eksistensi PKB.

“Kita melakukan ini sebagai wujud memperpanjang tradisi NU. Karena kitab kuning merupakan tradisi NU yang harus PKB teruskan. Pondok pesantren juga saling menjalin silaturahmi dalam acara ini,” ujar Rapiudin yang juga menjabat sebagai Bendahara DPC PKB Kabupaten Tangerang.

Bagi Rapiudin, PKB membuat Musabaqoh Tilawatil Kitab sekaligus mendoakan agar Kabupaten Tangerang sebagai Kota Seribu Industri yang mengalami keruwetan beragam masalah. Acara ini hadir sebagai dapat penyejuk suasana panas saat ini menjadi nyaman dan tentram.

“Dengan membaca kitab kuning ini membuat kita mendoakan Kabupaten Tangerang adem, tentram dan nyaman. Karena selama ini Kabupaten Tangetang panas dengan segala macam keruwetan masalah yang melanda,” terangnya.

Selain itu, Ketua DPC PKB Kabupaten Tangerang, Ustur Ubadi mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2026 di DPC PKB Kabupaten Tangerang. Dirinya menilai PKB sebagai partainya santri wajib meneruskan tradisi ini.

“PKB sebagai partai santri wajib meneruskan tradisi ini. Acara Musabaqoh Tilawatil Kitab ini sebagai bentuk kebangkitan kaum santri,” tuturnya.

Kitab Fathul Qorib Al-Mujib merupakan karangan dari Syaikh Muhammad bin Qasim Al-Ghaziy yang berisikan tentang penjelasan (syarah) dari matan Abu Syuja atau yang populer dengan nama At-Taqrib.

Kitab Fathul Qorib Al-Mujib menjadi kurikulum pokok dan pegangan wajib di hampir seluruh pondok pesantren berhaluan Ahlussunnah wal Jamaah. Untuk mempelajari kitab ini secara mendalam, santri umumnya perlu menguasai ilmu alat (seperti ilmu nahwu dan shorof) serta tradisi memaknai kitab kuning di pesantren.

Tinggalkan Balasan