Korps Sabhara Baharkam Polri Kukuhkan 30 Bintara Remaja, Tradisi Pembaretan Berlangsung Khidmat

Daerah41 Dilihat

DEPOK, (JD) – Korps Sabhara Baharkam Polri resmi mengukuhkan 30 personel Bintara Remaja menjadi bagian dari keluarga besar Detasemen Perintis melalui Upacara Tradisi Pembaretan yang berlangsung khidmat di Mako Korsabhara Baharkam Polri, Kamis (7/5/2026).

Upacara yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh M.H. Ritonga. Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian orientasi dan pembinaan tradisi yang wajib diikuti setiap personel baru sebelum menjalankan tugas di lapangan.

Dalam prosesi pembaretan, para Bintara Remaja menjalani ritual Penyucian Diri sebagai simbol pemurnian niat dan penguatan mental dalam mengemban tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Momentum sakral itu mencapai puncaknya saat dilakukan pemasangan Baret Coklat oleh pimpinan kepada perwakilan Bintara Remaja. Penyematan baret tersebut menandai resmi bergabungnya 30 personel ke dalam Kesatuan Detasemen Perintis Korsabhara Baharkam Polri.

Dirsamapta Korsabhara Baharkam Polri Mokhamad Ngajib menegaskan, tradisi pembaretan bukan sekadar seremoni, melainkan bagian dari pembentukan karakter dan penguatan jiwa korsa personel muda Polri.

“Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan aman. Ini adalah wujud komitmen para personel muda untuk menjaga kehormatan serta nama baik Korps Sabhara Polri,” ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan turut didukung sembilan instruktur pendamping, empat personel Provost, serta tim PID yang memastikan seluruh rangkaian upacara berjalan disiplin, tertib, dan terdokumentasi dengan baik.

Usai prosesi utama, kegiatan ditutup dengan tradisi penghormatan dan sujud syukur oleh para Bintara Remaja sebagai bentuk rasa bangga dan kesiapan mengemban amanah baru di tubuh Korps Sabhara.

Dengan mengusung semangat “Siap Terlihat dan Bermanfaat”, para Bintara Remaja tersebut diharapkan mampu menghadirkan dedikasi, loyalitas, serta kontribusi nyata dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *