TANGERANG, (JD) — Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menghadiri peresmian serentak 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto dan dipusatkan di Kabupaten Nganjuk. Kegiatan tersebut diikuti secara virtual dari KDKMP Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, Sabtu (16/05/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan pentingnya kolaborasi dengan pihak ketiga dalam memperkuat perekonomian desa melalui koperasi. Menurutnya, keterlibatan program Corporate Social Responsibility (CSR) menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung operasional koperasi di tingkat desa dan kelurahan.
“Sesuai arahan Bapak Gubernur, kita harus menggandeng CSR dan pihak ketiga. Alhamdulillah, di Kabupaten Tangerang sebanyak 246 desa dan 28 kelurahan telah mendapatkan dukungan CSR dengan total nilai mencapai Rp27,4 miliar,” ujar Maesyal.
Ia menjelaskan, dari total 274 desa dan kelurahan di Kabupaten Tangerang, sebanyak 250 KDKMP telah beroperasi secara penuh meskipun masih menghadapi sejumlah keterbatasan.
“Masih ada 24 koperasi yang saat ini dalam proses pembinaan intensif oleh Dinas Koperasi. Kami targetkan dalam waktu dekat seluruhnya dapat berjalan mandiri,” tambahnya.
Bupati Maesyal juga menyoroti kendala distribusi kebutuhan pokok yang masih dihadapi sebagian koperasi desa. Untuk itu, ia meminta dukungan dari instansi vertikal seperti Perum Bulog dan PT Pertamina agar mempercepat dukungan pasokan demi menjaga stabilitas operasional koperasi di desa-desa.
“Ada beberapa kendala terkait pasokan sembako dari distributor. Kami memohon bantuan Bulog dan Pertamina agar dukungan dapat dipercepat sehingga operasional koperasi tidak terhambat,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Banten, Andra Soni mengapresiasi capaian Kabupaten Tangerang dalam pengembangan Koperasi Desa Merah Putih. Menurutnya, pembangunan ekonomi harus dimulai dari tingkat desa sebagai fondasi utama pertumbuhan daerah dan nasional.
“Hingga tahun 2026, sekitar 695 Koperasi Merah Putih telah beroperasi di Provinsi Banten. Koperasi ini menjadi instrumen penting dalam mendukung target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 8 persen,” ujar Andra Soni.
Ia juga mengungkapkan bahwa Kabupaten Tangerang berhasil mencatat pertumbuhan ekonomi sekitar 5,67 persen, lebih tinggi dibandingkan rata-rata nasional maupun provinsi.
“Ekonomi desa harus bergerak. BUMDes dan Koperasi Desa Merah Putih harus mampu memutar roda perekonomian masyarakat dari bawah sehingga memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Usai mengikuti peresmian virtual, Bupati Tangerang bersama jajaran meninjau langsung fasilitas KDKMP Desa Ciakar yang telah dilengkapi gudang penyimpanan, klinik, apotek, armada truk, hingga kendaraan roda tiga untuk mendukung distribusi logistik desa.
Secara terpisah, Presiden Prabowo Subianto menyebut peresmian serentak 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai tonggak bersejarah dalam penguatan ekonomi kerakyatan berbasis desa.
“Peristiwa ini hari yang penting, tonggak bersejarah,” ujar Presiden Prabowo dalam siaran virtual melalui kanal Sekretariat Kepresidenan.
Presiden menilai kesiapan operasional koperasi yang diresmikan menjadi indikator penting keberhasilan program tersebut, mulai dari ketersediaan gedung, sistem operasional, logistik, hingga armada distribusi.
“Secara fisik gedungnya ada, sistemnya ada, barangnya ada, petugasnya ada, unsur logistiknya ada, ada truk dan kendaraan roda tiga. Saya kira hari ini cukup penting,” ungkapnya.
Menurut Presiden, keberhasilan mengoperasikan ribuan koperasi desa dalam waktu kurang dari satu tahun menjadi capaian besar sekaligus fondasi strategis dalam membangun ekonomi nasional yang bertumpu pada kekuatan desa.






