Aksi Demo Massa Blokir Pintu Masuk SMAN 32, Tuntut Pengunduran Diri Gubernur Banten dan Pemecatan Kepala Sekolah

Banten46 Dilihat

Tangerang,(JD) – Ratusan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Bersatu menggelar aksi demontrasi di depan gerbang SMAN 32 Kabupaten Tangerang, Banten. Gerbang sekolah ditutup pakai batang bambu yang dipasangi beragam spanduk bertuliskan narasi protes dan narasi kekecewaan.

Massa berunjuk rasa terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang di duga terjadi maladministrasi. Spanduk bertuliskan protes antara lain : “Copot Kepala Sekolah SMAN 32 Kabupaten Tangerang”.

Ada juga tulisan spanduk dengan narasi “Bangunan ini disegel oleh rakyat tertindas”. “Pendidikan adalah hak anak bangsa, jangan persulit generasi anak bangsa”.

Dalam tulisan spanduk massa aksi juga mendesak Gubernur Banten, Andra Soni untuk mundur dari jabatannya. Politikus asal Partai Gerindra itu dianggap tidak becus mengurus pendidikan dan membenani masyarakat dari kebijakannya yang tidak sesuai dengan standar aturan.

Menurut masyarakat yang memegang spanduk, Gubernur Banten telah gagal memberikan rasa keadilan kepada generasi anak bangsa di wilayah kami.

“Pemerintah wajib membuat tim audit independen untuk mengaudit PPDB/SMPB Tahun 2024, 2025, dan 2025 di SMAN 32 Kabupaten Tangerang, apabila ada oknum yang terlibat segera di tindak tegas,” ucapnya.

Massa demonstran ditemui oleh Wakil Kepala SMAN 32 Kabupaten Tangerang Bidang Kesiswaan, M Khaerul Fikar. Pria yang juga menjabat sebagai ketua SPMB Tahun Ajaran 2026 itu memastikan bahwa pimpinannya sedang tidak berada di tempat.

Oleh karena itu dirinya bersiap mengajak perwakilan demonstran untuk melakukan musyawarah. Demontrasi ini dipantau langsung oleh pihak Kepolisian Polsek Curug dan pihak TNI Koramil Curug.

Tinggalkan Balasan