Perkuat Fondasi Intelektual Kepolisian, PTIK Resmikan Pusat Studi Prof. Dr. Mr. Raden Soepomo

Hukrim95 Dilihat

JAKARTA, (JD) – Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) resmi mengabadikan nama Prof. Dr. Mr. Raden Soepomo sebagai pusat pengembangan pemikiran strategis kepolisian melalui peresmian Gedung Pusat Studi Prof. Dr. Mr. Raden Soepomo. Peresmian tersebut dilakukan oleh Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo dalam rangkaian peluncuran pusat-pusat studi kepolisian di lingkungan Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Selasa (10/3/2026).

Wakapolri menegaskan bahwa penamaan gedung tersebut merupakan bentuk penghormatan atas jasa besar Prof. Soepomo sebagai tokoh pemikir hukum Indonesia sekaligus salah satu pendiri PTIK di bawah naungan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Melalui pemilihan nama Prof. Dr. Mr. Raden Soepomo sebagai gedung pusat studi kepolisian, diharapkan dapat mengilhami seluruh personel Polri atas semangat dan jasa-jasa beliau sebagai founding father Indonesia dan sebagai salah satu pendiri PTIK Lemdiklat Polri,” ujar Wakapolri.

Gedung pusat studi ini menjadi simbol penghargaan terhadap warisan pemikiran Prof. Soepomo yang dikenal sebagai pelopor konsep hukum nasional yang memadukan nilai hukum modern dengan kearifan lokal dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pemikiran tersebut dinilai relevan sebagai landasan pengembangan ilmu kepolisian di era modern.

Lebih dari sekadar simbol, penamaan gedung ini juga mengandung makna strategis dalam upaya mendorong transformasi pola pikir anggota Polri agar semakin kritis, analitis, dan visioner dalam menghadapi dinamika keamanan yang kian kompleks.

Di dalam gedung tersebut sekaligus diresmikan 16 Pusat Studi Kepolisian dengan berbagai spesialisasi keilmuan, antara lain Pusat Studi Polmas, Anti Korupsi, Terorisme, Ilmu Kepolisian, Kamsel Lantas, Siber, SDM, Pasifik Oseania, Kehumasan Polri, Teknologi Kepolisian, Forensik Kepolisian, Internasional Kepolisian, Keamanan Nasional, Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Keadilan Restoratif dan Transformasi Konflik, serta Intelijen Kepolisian.

Melalui pendekatan interdisipliner, pusat-pusat studi tersebut diharapkan menjadi motor penggerak inovasi kepolisian sekaligus ruang kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan berbagai pemangku kepentingan.

Ke depan, Gedung Pusat Studi Prof. Dr. Mr. Raden Soepomo diproyeksikan menjadi think-tank strategis Polri dalam merumuskan kebijakan di bidang hukum dan keamanan. Dengan riset yang terukur dan berbasis data, Polri berkomitmen memastikan setiap kebijakan yang diambil berlandaskan ilmu pengetahuan serta nilai keadilan, sejalan dengan semangat transformasi menuju institusi yang presisi, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *